Teman-teman,
Dalam konteks mikro, manusia melakukan produksi, dikstribusi, dan konsumsi. Nach, terkait konsumsi, manusia terkadang “serakah” maunya memiliki sebanyak mungkin harta, padahal belum tentu harta tersebut menghantarkan pada kebahagian dunia dan akhirat. Terkait dengan harta, sebenarnya harta itu milik siapa? dan bagiamana perspektif islam terhadap kepemilikan harta? mari kita diskusikan..